ini adalah susunan kata yang teruntai dari setiap mata hati, yang terdengar oleh telinga dan merasuk ke dalam kalbu hingga tercipta khayal dan membentuk sebuah wonderland..taman impian di hati..
12.25.2010
Here comes the day..
no one can stand in our way.. no matter how hard it is.. we've survived!!
Sepenggal kata-kata dari Filosofi Kopi-nya Dee
Sebuah hubungan yang dibiarkan tumbuh tanpa keteraturan akan menjadi hantu yang tidak menjejak bumi, dan alasan cinta yang tadinya diagungkan bisa berubah menjadi utang moral, investasi waktu, perasaan, serta perdagangan kalkulatif antara dua pihak.
Cinta butuh dipelihara. Bahwa di dalam sepak-terjang nya yang serba mengejutkan, ternyata cinta masih butuh mekanisme agar mampu bertahan.
Cinta jangan selalu ditempatkan sebagai iming-iming besar, atau seperti ranjau yang tahu-tahu meledakkanmu entah kapan dan kenapa. Cinta yang sudah dipilih sebaiknya diikutkan di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan.... karena cinta adalah mengalami.
Cinta tidak hanya pikiran dan kenangan. Lebih besar, cinta adalah dia dan kamu. Interaksi. Perkembangan dua manusia yang terpantau agar tetap harmonis. Karena cintapun hidup dan bukan cuma maskot untuk disembah sujud.
Kamu ingin berhenti memencet tombol tunda. Kamu ingin berhenti menyumbat denyut alami hidup dan membiarkannya bergulir tanpa beban.
11.15.2010
13102010
Terima kasih rasa sakit, yang membuat kami menjadi semakin kuat. Terima kasih perih dan luka, yang membuat kami mengerti arti kesembuhan dan membuat kami menghargainya. Terima kasih rasa cemburu, yang membuat kami mengerti akan rasa yang kami miliki. Terima kasih masa lalu, yang membuat kami belajar dari kesalahan masa lalu. Terima kasih Tuhan, yang memberikan kebahagiaan yang selalu kami impikan.
Kami melangkah menyongsong masa depan yang lebih baik. Semua kesabaran dan perjuangan yang kami lalui tlah temukan artinya. Kini kami bersama dalam kedamaian yang indah..
13112010 , 10:15 di hari ini kami mengucap satu janji, sebuah ikrar suci yang kan selalu kami jaga segenap hati dan jiwa kami.
Terima kasih untuk mereka yang senantiasa membantu kami di setiap kesulitan yang kami lalui dan tak pernah lelah menyertai kami dengan doa, U guys are rock!! we luv u!!
10.26.2010
this is me writing..
hanya akan terasa hampa.. kosong..
kata-kata yang terangkai akan lebih indah
jika berasal dari ketulusan
setiap kata yang tergurat di sini
setiap bait yang tercipta di sini
setiap indah yang kau baca di sini
itu tercipta dari kalbu terdalam
dari luka yang sering menganga
dari perih yang terobati
dari sedih yang tak pernah kamu bayangkan
dan dari cinta yang paling tulus
pantaskah kamu mengoyak indahnya
dengan mencuri dan menggubahnya
hanya untuk dirimu sendiri?
mengharap apresiasi dari karya
yang kamu tahu bukan milikmu?
karya dari orang yang kamu hinakan?
u should be ashamed copy cat!
8.27.2010
bintang, bulan, langit malam ini dan kehampaan.
Ada hampa yang mengintip di balik ketegaran yang coba aku ukir. Terlalu banyak yang hilang. Terlalu banyak yang terenggut dari hidupku, bahkan kala aku baru saja akan melangkah perlahan menata ulang puing-puing yang berserakan di sekitarku, aku punguti satu demi satu dan aku rekatkan perlahan lahan, namun pada akhirnya puing-puing itu tak pernah sanggup menjadi utuh, selalu kembali hancur sebelum sempat terekat dengan sempurna.
Bulan tidak terlihat malam ini, tapi aku yakin dia ada di sana, tersembunyi di balik mega mendung yang menggelayuti indahnya malam ini. Sama seperti kebahagiaan yang aku cari. Mungki saat ini dia tersembunyi di balik kelamnya warna hidupku, tapi dia pasti ada di sana, menanti untuk kembali bersinar dan mmencerahkan langit jiwaku.
Suatu saat, seperti satu malam kala awan kelabu tak lagi menggantung di langit malam, pekatnya malam kan benderang ditaburi kemilau bintang dan senyum sang rembulan. Sama seperti warna hidupku, kan ada dia yang mewarnai hidupku dengan kedamaian hingga tak lagi ada kelam yang hiasi langit jiwaku.
Aku tetap menanti hari itu tiba, ketika sang rembulan kembali tersenyum, meski kini harus ku nikmati sendiri hampa itu.
-- I miss u, really miss the old u.. --
7.05.2010
an e-mail u sent on Fri, October 2, 2009 10:22:30 AM
From:nothingman story
To: dini yudhystira
satu kenangan tlah terhadirkan kembali diantara kita
saat rindu begitu memuncak..
menyeruak tuk hilangkan dahaga akan kerinduan yg teramat dalam..
sdikit demi sdikit kerinduan itu membuncah dan menyatu
kristal2 rindu yg dulu membeku perlahan mencair
saat mata ini beradu.. saat tangan ini merangkul hangat dirimu...
kerinduan tlah memburamkan batas kesadaran hingga titik kegilaan
yang ada....
merubah semua nya menjadi satu kenangan indah atas nama cinta
yang lahir dalam rahim ketidakberdayaan...
semua rindu itu melebur kedalam pelarian kita akan satu cinta yg nyata.
kerinduan yg begitu dalam saat kita tautkan bibir kita ..
begitu hangat.. begitu dalam..
seakan waktu kini yg tlah menjadi kristal..
memberikan kita waktu sesaat tuk resapi semua rindu dan cinta yg berlarian padang ilalang hati..
satu kenangan tlah tercipta kembali.. dengan kecup hangat dan peluk rindu dalam jiwa...
satu kenangan tlah terabadikan saat sinar2 itu menyala butakan mata kita..
namun bukanlah hati kita.. dmn hati tlah menuntun kita ke dalam kebersamaan yg mempesona
thx 4 a nice sweet day hunny... 4 every single touch we've made, every smile n every laugh n a sweet tender kiss at that day.
i know how much u luv me. how much u miss me. n i hope u know if i luv u n i miss u too...
SurayangSuranggaNeptunian
saat cemburu dan rindu jadi satu..
From:nothingman story
To: dini yudhystira
rindu yg menggebu
tertahan oleh deru dunia
dunia yg berjalan berlawanan arah
mendorong ku ke batas kecepatan yg menggila
ke batas kemampuan berfikir dalam kesadaran
batas kegilaan tlah smakin pudar...
tertumpuk rindu yg berederuu
tak sabar
sungguh ku tak sabar tuk dapat memeluk erat kembali dirimu
rasakan hangat nya menjalar ke dalam pori2 ku
mendekap kedalam pelukan rindu yg tlah menunggu...
hingga kan ku kecup kening mu
dan ku ucap satu kata indah...
ku rindu padamu... :)
Pada 27 September 2009 16:39, dini yudhystira
tak bisa ku ingkari perih itu
merambat perlahan dalam nadi-nadiku
kala ku lihat kau bersanding dengannya
begitu dekat dan hangat..
tak kuasa tuk hindarinya..
meski hanya sekilas
namun tetap membekas
tapi tak mengapa..
mungkin inilah cinta..
yang terbalut cemburu..
entah kapan kan berakhir indah..
akankah ada akhir yang indah?
untuk sebuah cinta yang telah bersemi
demi rindu yang tak lagi kan berjeda?
apapun itu..
aku kan tetap di sini..
mencintaimu..
dengan kesederhanaan cintaku..
dengan keutuhan hatiku
dan sepenuh jiwaku..
berharap mungkin nanti..
kan dapat kumiliki hatimu
utuh..
maafin nie yang..
maafin nie karna nie jealous..
ternyata nie masih ga bisa sekuat c mamah ma ibu..
but I'll be ok.. :)
kala kehilangan satu pelita hidupku..
From:nothingman story
To: dini yudhystira
kerinduanku tak terobati di sore hari itu...
meski sdikit nya tlah redakan gundah dalam lara
kecup itu msh tersimpan hingga kini..
dekap hangat itu ttp msh hangat terasa..
seakan tlah menjadi purba
tralu lama tak merasakan hangat nya dekapanmu...
hingga ingin ku berontak tuk dapati
peluk hangat itu lagi...
kecup itu sungguh trasa nuansa cinta
dekap itu sungguh penuh dengan luapan rindu dan rasa sayang..
ingin cepat ku tarik jeda ini ..
hingga dapat ku peluk utuh dirimu...
jeda ini tlah tralu lama tuk di biarkan trus berjalan...
senyum mu tlah liar berlarian dalam alunan merdu rindu yg menggebu...
memaksa ku tuk berlari mengejar embun rindu yg begitu sejuk membasuh raga
ku pun sama merindukan dirimu
dan ku pun sama mencintamu....
kan kucoba tetap ada untuk mu
meski sulit sungguh sulit..
namun kan ku coba untuk mu...
untuk rindu yg tercipta,,,
untuk penantian yg tlah lahir diantara kita
dan cinta yang tlah bersemi dlm hati kita...
Pada 27 September 2009 08:06, dini yudhystira
masih terasa kecupanmu sore itu
dan wangi tubuhmu kala ku peluk erat dirimu
sungguh masih ingin ku benamkan wajahku
dalam hangat ragamu yang kian ku rindukan
pijarku tlah perlahan kembali
seiring kau kembali dalam pelukku
tunggu aku.. aku kan kembali untukmu
sebentar lagi.. saat jeda ini berakhir
rindu ini hanya milikmu..
cinta ini hanya untukmu
juga hati dan jiwaku..
aku merindukanmu..
aku mencintaimu..
seutuh hatiku..
jangan pernah pergi dariku..
tetaplah bersamaku..
meski sulit..
nie sayang surangga... really luv u much yang..
________________________________
From: nothingman story
To: diez_galz@yahoo.com
Sent: Saturday, September 26, 2009 2:23:18 AM
Subject: jangan pernah ada gelap dalam dirimu
jangan pernah biarkan gelap itu menyapamu
meski satu bintang tlah pergi beranjak dari duniamu
Ia masih bersinar terang di alam sana
bersanding bersama bintang pelita hidup mu
yang tlah lebih dahulu beranjak...
kan tetap ku coba pijarkan sinar itu di matamu
meski pekat nya dunia sering menghadang
meski begitu banyak rintangan yang menantang..
sinar indah di matamu selalu dapat menjadi
penenang dalam batin ku
hangat kan setiap relung hati ini..
sehangat kecupan di sore hari itu...
sehangat dekapan erat mu di sore itu...
disini ku menanti meski ku tak tau akan hari esok...
jangan pernah ada gelap dalam dirimu....
jangan pernah tenggelam dalam pekat duka
jangan biarkan kelam itu perkosa cahayamu....
rinduku kan slalu ada untukmu
cintaku pun kan slalu ada untukmu
jangan biarkan dirimu redup dalam gelap
bersinar lah untuk hari esok....
karena disini ku merindukanmu
karena dsini ku mencintaimu
karena disini ku menanti
senyuman mu itu....
** inget banget u came straight away from her house to mine just to c me when my daddy past away.. **
tentang imagi..
From:dini yudhystira
To: angga yudhystira
dalam kelam hari-hariku kau beri secercah cahaya
dalam sebentuk imagi yang ternyata kita miliki
kau beri aku bahagia meski semua hanya imagi..
andai itu ternyata bukan hanya milikku..
tapi juga milikmu.. milik kita..
aku tak ingin berharap..
biarlah ini menjadi sebuah mimpi indah..
sebuah mimpi yang jikapun satu saat
kan menjadi nyata..
maka itulah kebahagiaanku sesungguhnya..
dan semoga jadi kebahagiaanmu juga..
meski kan banyak jalan berliku..
jika memang ada keajaiban..
kan kuhadapi dengan senyuman..
dan meski hanya andai..
tlah kau beri tenang di jiwaku..
bolehkah ku bermimpi hari itu kan datang?
hanya bermimpi.. bukan sebuah harap..
deeply miss u n deeeply luv u surangga..
makasih dah bikin hari nie bersinar diantara kelamnya..
From: angga yudhystira
To: diez_galz@yahoo.com
Sent: Thursday, September 17, 2009 11:15:33 PM
Subject: imagi...
sebuah hayalan kah ???
ato sebuah keinginan yg scara tak sadar telah menjadi bagian yg nyata
entah lah...
ku tau tau mana yg lebih nyata...
namun imagi itu pun slalu hadir
di selaput otak ini
memberi ku sebuah gambaran akan satu kehidupan
yg mungkin kan terlalui bersamamu
kehidupan yg kan di penuhi canda tawamu
sendu tangis mu yg kan memecahkan sunyi malam..
dan suara manjamu yg kan mengiang di daun telinga ini..
khayalan itu...
sungguh indah...
memiliki mu utuh... memeluk mu slalu
di malam2 larut nan sunyi kita....
meski kita tak berani berharap
namun impian itu terselip diantara kenyataan hidup
yg kini ada di antara kita...
bersemayam menanti tuk menjadi kenyataan..
entah kapan .. dan di dunia mana itu kan terjadi...
namun meresap indah...
ketika jeda menyapa
From:dini yudhystira
To: angga yudhystira
waktu berjalan terlalu lambat kali ini
tak sedikit pun bisa ku ringkas
aku rindukan senyummu
tatapan hangat matamu
dan semua sentuhan kecil
yang selalu hangatkanku
tak sedetik pun kau hilang
dari benak dan bayangku
hingga kadang tak lagi mampu
ku tahan bulir bening ini
menetes di ujung mata
tanpa suara.. ditemani keheningan..
aku tak lagi sanggup menahan jiwa ini
tuk tetap tinggal bersama raga
yang kini terkurung dalam ruang tak bertepi..
jiwa dan hatiku mengembara
jauh ke alam simulakrum milik kita..
dan mereka tlah memilih..
jiwa dan hatiku tlah memilih..
tuk tetap tinggal di sana..
bersama perahu kertas
yang tepikan aku
ke alam simulakrum..
aku menunggumu di sana..
tuk lepas rindu ini..
tuk kembali memelukmu..
From: angga yudhystira
To: diez_galz@yahoo.com
Sent: Sunday, September 13, 2009 12:55:50 PM
Subject: :)
tak bisa ku ingkari jika kini ku sangat kehilangan dirimu
begitu banyak waktu2 yg hilang tak berbekas..
hari2 seakan berjalan apa adanya tanpa kehadiran mu kini...
malam merambat begitu pelan...
mengejekku dengan kesunyian yg teramat sangat..
sungguh sangat kurindukan senyum itu...
canda tawa dan tangis yg slalu tercipta
saat kita bersama....
kecupan hangat itu cuma bisa dapat ku bayang kan
dalam imagi yg belum bertepi...
torehkan untaian kata dalam nirwana
mengucap rindu yg tak dapat bersuara..
menanti dan menunggu..
sungguh teramat sesak kurasakan
rindu ini mendesak keras semua rongga di dada
namun kenyataan menahan ku tuk tak mengucapkan semua itu..
mencoba relakan semua waktu
biarkan berjalan di tempat nya tanpa hrs ku tahan
waktu yg saat ini bkn lah milik ku...
bukan milik kita...
dan rindu ini teramat sangat menggebu
mencoba bertahan dari semua tusukan rindu
saat bayangan dirimu datang menari-nari
di alam pikiranku
sungguh menggoncang kan rongga dada ini
just wanna say really really miss u
miss u more then ever,,,
awal ksatria nguik
From:angga yudhystira
To: dini yudhystira
senyum itu tlah redakan resah dalam jiwa ku
senyum yg sungguh slalu kunanti
senyum yg slalu dapat ku artikan
jika dirimu baik2 saja..
pupus sudah gundah yg meraja di hari2 lalu ku
hilang tak berbekas
hingga yg ada hanya helaan nafas lega
penuhi rongga dada..
tak pernah ku se khawatir itu padamu
tak dapat ku kendalikan pikiran ini
tuk tak berpikir hal yg paling buruk terjadi padamu
ksatria nguik ku memang tangguh
meski tlah hampir remuk raga yg membalut jiwa rapuh it
namun ia tetap msh bisa tersenyum cerah padaku..
ksatria anggun itu... ksatria yg kuat namun rapuh..
ksatria hati yg ku ingin slalu tetap tersenyum
meski esok pagi tak lagi ada mentari
--- On Sun, 9/6/09, dini yudhystira
From: dini yudhystira
Subject: Re: knp surangga ahir2 ini murung yah....
To: "angga yudhystira"
Date: Sunday, September 6, 2009, 6:47 AM
jika saja waktu dapat ku hentikan
atau setidaknya ku kendalikan
tak kan kubiarkan ia berada di antara kita
tak kan ku relakan ia tuk pisahkan kita
meski hanya sesaat..
kamu tau?
setiap detik bersamamu adalah kebahagiaan
setiap binar di matamu adalah nafas hidupku
setiap sentuh yang tercipta adalah kekuatanku
ijinkan aku tuk sedikit berharap kali ini..
aku ingin binar itu tetap ada
aku ingin pendar hangat itu kan slalu di sana
tanpa harus tersaput kabut mendung..
aku kan terus bertahan di sini
hingga dapat ku temui kamu lagi
dan lepas semua rindu yang tertahan
Surangga sayang.. nie ga mau ada mendung di mata surangga
nie sedih liatnya.. nie ngerasa bersalah bgt liatnya
karna nie ga bisa ngelakuin apa2 buat menghentikan ini semua
nie juga ga bisa mempercepat waktu biar semua ini cepat berlalu
just remember one thing..
I luv u.. dan nie bakal bertahan dengan cinta nie yg ga sempurna..
From: angga yudhystira
To: diez_galz@yahoo.com
Sent: Sunday, September 6, 2009 12:06:39 AM
Subject: knp surangga ahir2 ini murung yah....
padahal sang waktu belum bersuara tuk pisahkan kita sesaat
namun rindu ini mengapa semakin menggebu ???
seakan tak menyangka kan terpisah tuk sesaat
memang tak lama hanya tuk beberapa minggu saja..
tapi itu tlah membuat darah ku mengalir pelan ke dalam hati..
kerinduan ini akan semakin membesar
saat diri nya tak dapat kutemui..
tak dapat kunikmati canda tawa nya..
senyum cerah yg slalu ada hiasi cantik ayu wajah nya
arrghh pergilah waktu...
lari lah sekencang kencang nya
sekuat nya engkau dapat melesat tanpa terlihat
tanpa terdengar...
biarkan tak kurasakan waktu begitu lambat merayap...
biarkan ku nikmati setiap sensasi rindu yg kan hadir..
menikmati ... yaa menikmati dan menghayati
butir2 rindu yg lahir seperti keringat yg bermunculan
dari lubang pori2...
biarkan rindu ini menumpuk mengisi palung hati kerinduan,,,,
hingga kan dapat ku tumpahkan semua isi kerinduan ku
dan ku mandikan diri nya dengan semua dahaga rindu yg telah tertahan...
karena ku merindukan mu...
surayang...
surangga ga tau musti gmn nunjukin rasa keilangan angga nanti...
angga tau angga dah salah bgt bbrp hari trahir ini...
maapin yang dah bikin surayang kecewa lg...
sampe surayang celaka ky kmaren...
nyesel yang
surangga nyesel bgt....
bingung kudu gmn yang...
saat kerinduan hanya bisa terumpah dalam kata
From:angga yudhystira
To: dini yudhystira
entah sampai kapan langit kan benderang
dan malam kan tetap menjadi payung hitam kita
tuk lewati semua cerita cinta yg tlah lahir dari rahim ketidak berdayaan kita
cinta yg tlah menyapa dua hati menjadi pengikat rindu yg begitu menggebu
rindu tlah tautkan 2hati yg tlah lama saling terikat...
masih kah kan tersisa terang dunia bagi kita tuk membagi rindu
yang smakin menumpuk ??
menjadi bukit indah yg begitu hijau seperti surga kita ??
masih kah waktu kan beri sdikit celah tuk kita bercengkrama dalam buih rindu
yang mengais di sisa2 hari kita
berharap kan terobati dahaga rindu dalam pelarian kita akan nyata....
kurindukan detak jantung mu yg berlarian
saling mengejar bersama alunan jantungku
menjadi melodi rindu yg begitu indah
berpacu dengan waktu... menahan segala rindu
mencoba obati rindu lewati setiap dini hari bersama sang dini.....
--- On Fri, 7/31/09, dini yudhystira
From: dini yudhystira
Subject: Re:
To: "angga yudhystira"
Date: Friday, July 31, 2009, 4:00 AM
langit masih benderang
dengan bintang dan bulan bercengkrama
hiasi rindu yang menggantung antara dua hati
menunggu sang fajar tiba tuk sapa hati kita
hingga akhirnya tertumpah semua rasa
kita sudah lama hilang logika
yang tak pernah ku sangka,
rindu ini bisa sangat mengakar kuat
mencengkeram sisi hati hingga tersesak
tak sisakan ruang tuk sedikit bernafas
seperti katamu..
aku pun sungguh ingin kau di sini
rasakan hangatnya pelukmu
didinginnya malam-malamku
kamu.. dan hanya kamu
yang mampu buat ku merindu
seperti rinduku di dini hari ini..
really miss u 2 ..
From: angga yudhystira
To: diez_galz@yahoo.com
Sent: Friday, July 31, 2009 3:37:02 AM
Subject:
rindu laksana selaksa fajar
hangatkan hati saat pagi menyapa
membuat raga seakan terpaku
mencoba terus bayangkan senyum indah itu...
menguncinya dlm ruang hati tuk senantiasa teringat dan tak terlupakan
rindu ini smakin kuat terasa
hingga terkadang hancurkan logika yg ada..
tak peduli lg wajar ato tidak
boleh ato tidakk....
ingin temani dingin nya malam2 mu
dalam dekapan hangat ku yg tak dapat sering
terasa...
rindu... menghujam di setiap sendi tulang
tak memberi ruang tuk sdikit bernapas
ataw pun berkilah,,,
rindu tlah ambil alih sbagian besar hati dan otak ini
miss u really miss u....
masih tersimpan kata cintamu..
From:angga yudhystira
To: diez_galz@yahoo.com
Mungkin seakan semua jalan tertutup
Tapi aku mencintaimu
Mungkin untuk bersama mu aku harus melawan arus
Tapi aku mencintai mu
Mungkin berada di sampingmu bagi diriku hanya mimpi
Tapi aku mencintai mu
Mungkin ‘kita’ akan seperti bintang yang sulit digapai
Tapi aku mencintai mu
meski seringkali ku buat dirimu tertunduk kecewa
hingga kau tak sanggup lg tuk berkata...
hanya membisu...mencoba tuk pahami dan mengerti...
namun diriku pun tau
cinta itu t'lah ada di hati ini....
Sesederhana itu
Sepedih itu
Seindah itu
-- sebuah e-mail yang kamu kirim di Thu, July 30, 2009 4:33:25 AM
kala rindu menggoda
Thursday, October 29, 2009 at 4:08pm
kali ini tak ada yang bisa hentikan detak sang waktu
ia dengan angkuhnya telah berjalan di antara kita
pisahkan kita tuk sementara..
meski rindu ini sempat tertumpah
namun rindu lain hadir mengisi setiap pelosok jiwa
lebih hebat.. lebih nyata.. bahkan lebih dahsyat..
tak ingin rasanya genggam ini terlepas
ingin rasanya jemari ini trus berlari
di setiap helaian rambutmu
menari di setiap sudut pori-porimu
aku ingin waktu mengkristal saat itu
kala kubenamkan segala resahku di dadamu
saat kecupan hangat itu tercipta...
namun waktu berlalu begitu angkuh
ia sungguh tergesa..
tak sedikitpun mau melambat..
mengapa terpisah sesaat
kini menjadi sangat berat?
terlalu menyesakkan..
aku masih ingin memelukmu lebih lama
aku masih ingin terbenam dalam dekapmu
aku masih ingin melayang karna kecup hangatmu
aku masih butuh genggaman tanganmu tuk beriku kekuatan
jangan lupakan aku seperti aku kan slalu mengingatmu
jangan ada mendung di matamu karna aku kan berusaha tuk tegar
ksatria nguikmu ini kan coba tuk tetap tangguh
kan selalu bertahan kembangkan senyum ini
ksatria nguikmu yang rapuh ini kan selalu rindukanmu..
pangeran kata-kata dari negeri imagi..
ketika ingin berarti
Monday, November 9, 2009 at 7:29am
aku adalah sebuah bantal
tempat kau rebahkan penatmu
aku adalah sebuah selimut
yang menghangatkan sepimu
aku adalah sebuah handuk
yang usap keringat lelahmu
kapan pun ia mengalir
aku adalah sebuah anak tangga
tempat kau pijakkan kakimu
tuk melangkah ke masa depan
aku adalah sebuah gagang
pegangan saat kau mengambang
aku adalah secangkir kopi hangat
yang temani kepulan asap marlboromu
AKU MULTI FUNGSI..
tapi..
aku bukanlah tulang rusukmu
aku tak bisa jadi tulang rusukmu
mungkin tak kan pernah bisa jadi
bahkan walau hanya sebuah..
sebuah tulang rusuk..
hanya menjadi sebuah mimpi..
sebuah harap
Sunday, January 31, 2010 at 9:42pm
Malam ini dingin dan sepi, padahal baru beberapa menit yang lalu ruangan ini penuh dengan kehangatan dalam canda dan tawa yang tercipta bersamamu dibalut peluk hangat yang mendamaikan jiwa. Jejak senja yang tak bersisa di langit malam memaksamu untuk segera meninggalkanku, sendiri lagi di sini seperti malam-malam sebelumnya.
Malam ini dingin dan sepi, dan bulir bening di ujung mataku memaksa untuk turun, membentuk dua aliran anak sungai kecil di antara batang hidungku. Berat rasanya membiarkanmu pergi malam ini, malam terakhir di bulan Januari. Sungguh, berat membiarkanmu menghilang dari pintu kayu itu. Bukan karena aku sudah terlalu terbiasa ada kamu di sini, tapi lebih karena cemburu. Aku yakin saat ini kau sedang berusaha menghubunginya, dia yang di sana, terlebih kamu tahu dia sedang terbaring sakit.
Malam ini dingin dan sepi, malam terakhir di bulan Januari. Anak sungai ini mengalir semakin deras dalam ketakutanku akan hari esok. Kamu tahu.. terkadang rasanya sungguh ingin menyerah, membiarkanmu penuhi janjimu padanya, dia yang disana, karena aku tidak tahu kapan rasa cemburu ini akan berakhir. Kamu bahkan tidak juga sanggup menjawab tegas kapan semuanya akan berakhir. Waktu, waktu dan waktu. Kamu butuh waktu, aku butuh waktu, kita semua butuh waktu, tapi sampai kapan? Aku tidak bisa menunggu waktu, waktuku tak banyak. Aku ingin mengalir. Aku ingin mengejar waktu untuk kemudian berjalan beriringan dengan waktu.
Malam ini dingin dan sepi, malam terakhir di bulan Januari, tapi bukan malam terakhir untuk kecemburuanku padanya. Tidakkah kamu tahu.. sulit rasanya menguatkan hatiku kala ia telah remuk redam berulang kali dan baru saja mencoba untuk kembali merekat utuh. Seharusnya kamu yang paling tahu.
Malam ini dingin dan sepi, malam terakhir di bulan Januari. Kamu tahu.. aku cemas menghadapi ketidakpastian esok. Aku ingin kamu ada di sini, karena kamu selalu tahu bagaimana meyakinku bahwa esok semua kan baik-baik saja.
Malam terakhir di bulan Januari dan aku cemburu. Semoga esok kan ada kamu untuk tetap ada lusa nanti dan hari-hari berikutnya. Semoga esok kan dapat kamu beri akhir yang indah. Semoga esok hanya akan tertulis kisah aku dan kamu.. dan semoga gelak tawa itu kan kembali hangatkan ruangan ini..
Malam terakhir di bulan Januari, saatnya mengejar waktu dan berjalan beriringan dengannya. Semoga kan jadi malam terakhir kamu gulirkan bulir bening ini..
== bahagia itu kita yang bikin, bukan apa kata orang lain ==
aku benar-benar hilang bentuk..
kala kau berjanji tinggalkannya..
Monday, February 8, 2010 at 12:40pm
masih ada sedikit bimbang di sana..
masih terselip ragu tuk pastikan..
mungkin masih ada takut yang bayangi
mengendap di satu sudut hatimu
aku menunggu..
tapi waktu terus berjalan..
waktu perlahan merayap
memaksaku untuk berlari mengejarnya..
bukan aku yang tak mau menunggu
hanya sang waktu tak lagi dapat kuhentikan..
ia berdetak terus dengan angkuhnya
mengejar pergantian hari yang semakin mendekat..
mengertilah..
saat terjebak dalam 2 ketidak pastian
Tuesday, February 9, 2010 at 3:00pm
langkahku terhenti sejenak..
tak lagi sanggup kaki ini menjejak
dalam ketidakpastian esok
dan angkuhnya waktu
yang terus berlari tinggalkanku
aku terkurung dalam dua ketidakpastian
mencoba bertahan dengan sisa asa
dan sedikit mimpi yang perlahan sirna
begitu sulitkah tuk dapat satu pasti?
satu mimpi tentang masa depan..
akan indah yang membentang
dan damai yang menjelang..
ingatkah kau kan surga kecil kita
saat semua asa berawal di sana
satu angan milik kita kan hari esok..
masihkah kan terwujud mimpi itu?
sementara sang waktu terus berlari
dan aku tertinggal di sini..
terhenti karna bimbangmu..
terhalang ego kalian..
aku ingin menjejak..
aku ingin mengejar waktu
waktuku kini tak banyak..
mengertilah..
kamu dengan caramu..
Sunday, March 7, 2010 at 11:21pm
'melukiskanmu saat senja
memanggil namamu ke ujung dunia
tiada yang lebih pilu
tiada yang menjawabku
selain hatiku dan ombak berderu...'
Sebuah alunan nada merdu milik Dewi Lestari mengusik lamunanku malam itu, seketika mataku tergerak mencari buku bersampul hijau yang dulu kamu berikan sebagai hadiah ulang tahunku. Kado terindah yang pernah aku dapatkan sepanjang hidupku. Hanya sebuah buku memang, tapi entah mengapa begitu bermakna untuk aku, untuk kita.
Buku itu masih tersimpan di sana, berjajar rapi dengan buku-buku lainnya. Tanganku segera menggapainya. Halaman demi halaman terurai seiring air mataku yang ikut berurai. Entah untuk keberapa kalinya buku itu aku baca dan setiap kali kisah-kisah itu menyentuh kalbuku, aliran riak kecil di ujung mataku perlahan turun. Aku menangis bukan karena pedihnya kisah yang ada dalam buku itu. Aku menangis karena teringat semua indah dan perih yang telah kita lalui bersama selama hampir satu tahun ini, bahkan lebih, dan semua hampir terangkum dalam setiap kisah yang terurai di buku itu. Entah mengapa bisa begitu.
Mataku perlahan terusik oleh secarik kertas yang masih tertempel di balik hard cover bagian depan buku itu. Kertas yang setiap sisinya sengaja kamu bakar. Susunan kata terketik rapi di sana. Sebuah ucapan selamat ulang tahun yang tidak biasa.
'Titian hari tlah banyak kau lalui..
Meski kini kurasa kau menjauh..
Mencoba membentangkan jarak
namun semua tak dapat kulupakan
Setahun sudah kau lewati dunia
dengan semua derai airmata dan tawa yang ada
mencoba tegar tuk berdiri...
Hanya dapat kuucap selamat ulang tahun
dalam batas yang trasa mengambang namun menghalang..
Semoga kan ada hari lain yang kan terlalui
Ada cerita yang kan membuatmu senyum dan tertawa
Seperti senyum cerah yang slalu kulihat
Semoga kau raih bahagiamu..
Penebusan atas pembebasan jiwa yang mati suri dalam hatimu..
Happy b'day.. surayang..'
Aku terlempar ke masa itu. Saat itu aku berusaha menjauh darimu. Aku mulai memasang tembok-tembok yang bahkan lebih tinggi dan lebih megah dari tembok cina. Aku merasa tak lagi sanggup harus ada di sisimu sementara setiap kali aku memandang dua matamu, yang terpantul adalah bayangan dia yang di sana. Aku menjauh perlahan, tapi kamu kembali menarikku. jaring-jaring kasat mata yang perlahan telah sama-sama kita tebar telah mengikatku perlahan, mengikatmu juga pada saat bersamaan. Tembok-tembok yang hampir terbangun utuh itu hancur perlahan, kemudian ambruk begitu saja saat mata ini tertumbuk pada kertas lain yang tertempel di balik hard cover bagian belakang buku itu. Kertas yang juga sengaja kamu bakar setiap sisinya, kertas yang berisikan sederet kata yang terketik rapi Sebuah penutup yang indah untuk sebuah kado ulang tahun sederhana.
'Ada waktu yang terlewati..
Ada janji yang terucap..
Ada luka yang tertoreh dalam hati..
Semoga semua kenangan kan tetap terkenang selamanya
Kusadari tak lagi perlu satu janji
Atau pun kata-kata indah...
Kan kucoba buktikan satu nyata itu
Meski kusadari sulit
tuk gapai dirimu kembali..
Di sini aku melayang sendiri..
mengembara ke atas bukit hijau itu
mengenang yang telah terjadi di antara kita
Semua tangis dan tawa yang tercipta
saat kita lompati hari yang begitu angkuh berlari
Bukit, hujan, embun sejuk..
Kunikmati semua rinduku kini di antara lembah hijau itu
Di antara rintik hujan yang perlahan jatuh
dan embun pagi di pelipis perih..'
Kamu selalu pandai merangkai kata yang akhirnya mampu mendobrak semua batas pertahananku. Aku kembali ke pelukmu saat itu. Kamu kumaafkan dan buku itu masih saja menyimpan kisah kita hingga kini, bersama surga kecil kita di antara lembah hijau dan embun yang menjadi saksi langkah kita. Lembah hijau yang selalu menyejukkan gundahku. Lembah hijau tempat pertama kalinya kamu menciumku di balik kabut. Lembah hijau di mana semuanya berawal.
Aku pernah menunggumu di sana, ditemani buku ini, ditemani satu cerita yang ingin kubagi denganmu. Tapi saat itu kamu tidak datang, dan akhirnya aku hanya bisa meneriakkan sebuah rahasia di sana, rahasia yang kamu sudah ketahui jauh sebelum aku. Rahasia yang kamu rasakan keberadaannya jauh sebelum aku. Sebuah rahasia yang kini terkubur dalam kenangan dan menyisakan satu rindu dan kepedihan.
Terlalu banyak kisah. Terlalu banyak indah dan perih yang telah terjalin. Jaring-jaring itu terlalu kuat mengikat hingga tak menyisakan sedikit ruang untuk bersiap akan sebuah kehilangan. Ya.. sebuah kehilangan..
Kisah kita akan tetap tersimpan di balik lembah hijau itu, surga kecil kita. Asa kita tersimpan dalam buku itu. Entah sampai kapan.
Buku, lembah hijau tempat semua bermuara, kan selalu tersimpan dalam benakku. Di sana kutemukan bahagiaku. Di sana tersimpan semua tawa dan tangis kita, nyata yang pernah kita miliki.
-- miss our little heaven --
satu kisah yang terlahir di kebersamaan kita..
Monday, March 8, 2010 at 9:09am
Kamu selalu begitu. Setiap kali aku membangun tembok pertahanan yang tinggi menjulang, setinggi apa pun kamu selalu dengan mudah merobohkannya. Dengan diammu ataupun dengan kata-kata yang sengaja kamu rangkai dalam keindahannya, bahkan terkadang cukup hanya dengan pelukmu.
Berulangkali, selalu begitu. kamu selalu mendapatkan cara untuk menemukanku di balik tembok-tembok itu. Aku selalu bisa mendengar suaramu yang memanggilku untuk kembali, betapapun aku berusaha untuk menulikan telinga ini.
Kamu selalu datang dengan sebuah asa dan mimpi yang sama. Mimpi yang perlahan terajut indah dalam anganku. Mimpi akan satu kebersamaan. Kamu dengan semua kasih sayangmu, semua perhatian kecilmu. Kamu yang selalu membawa cahaya yang terangi malam-malamku. Kamu yang selalu datang dengan segudang tawa. Kamu dan semua janji-janjimu untuk wujudkan satu mimpi kita.
Harapku berulangkali tertampar nyata. Asaku acapkali terkubur luka. Aku menyerah beberapakali. Sayapku terluka dan terluka kembali sebelum ia benar-benar pulih, tapi kamu selalu ada memberiku kekuatan untuk kemudian kembali menghancurkannya. Melukainya lagi dan lagi dan lagi.
Kamu selalu menemukan cara untuk melukaiku dan kemudian menyembuhkannya lagi. kamu adalah satu-satunya orang yang bisa mengubah tangisku menjadi tawa. Kamu yang bisa menghentikan tangisanku, tapi kamu juga yang sering membuat aku menangis.
Seperti kali ini. Aku sudah menyerah. Aku telah lelah. Kamu tidak pernah bisa memberi ketegasan. Si Libra yang tidak pernah bisa tegas. Si Libra yang berusaha untuk tidak menyakiti siapa pun tetapi secara tidak sadar telah melukai banyak orang dengan ketidaktegasannya, bahkan melukai dirinya sendiri. Aku menyerah karena tidak ingin membuatmu terluka. Aku mencoba menarik diri, tapi jaring itu terlalu kuat mengikat. Kamu tetap berada di sampingku setiap hari. Temani hari-hariku dan meyakinku akan janji yang pernah kamu ucapkan dulu.
Aku memasang tembok pertahananku, tapi kembali kamu hancurkan. Kamu kembali berujar tentang harapan, tentang satu asa kita, tentang satu paket kebahagiaan utuh -- kamu, aku dan keenan. asa yang sempat aku kubur dalam-dalam kembali mengembara dengan bebas. Mimpi itu hadir lagi seiring keberadaanmu di sampingku. Asa itu terbang liar di langit mimpi-mimpiku. Namun kembali kandas tertampar nyata.
Tak ada lagi tembok yang bisa aku bangun. Kekuatanku habis sudah. Hanya tinggal puing-puing asa yang berserakan. Sayap-sayapku kembali terluka dan mungkin tak kan lagi terobati. Entah apa kali ini kamu masih sanggup menarikku kembali., entah apa aku masih bisa mendengar suaramu memanggilku untuk kembali, atau mungkin kamu sudah tidak lagi akan memanggilku.
Semua kembali ambigu. Tak pernah ada yang pasti..
sebuah catatan yang tertinggal..
Friday, March 19, 2010 at 9:49pm
mencintaimu
telah menguras habis semua airmataku..
mengeringkan semua peluhku..
sudah saatnya aku tersenyum..
tak ingin lagi ada duka
tak mau lagi ada dusta
sudah saatnya kukatakan cukup..
satu saat kan kamu sadari
aku yang selalu ada untukmu..
aku yang tak hentinya menyeka peluhmu
kala lelah datang..
aku yang tak pernah meninggalkanmu
saat kamu kehilangan pekerjaanmu karena dia
aku yang terus menyemangatimu
dan mengantarkanmu temukan pekerjaan barumu
satu saat kan kamu sadari
arti semua perhatian kecilku
dalam setiap sarapan pagi yang kuhidangkan
dari seduhan kopi yang kusiapkan untukmu
untuk semua tetes keringat
yang terjatuh kala kucucikan bajumu,
saat harus melawan lelah
tuk sekedar mengendurkan urat urat lelahmu
setelah habis bekerja..
atas semua kantuk yang kutahan
tuk sekedar membelai punggungmu
hingga kamu terlelap dalam mimpimu
untuk kemudian terbangun lagi di pagi hari
tuk sekedar menyiapkan pakaianmu lagi..
aku yang melakukan semua itu
dengan sepenuh hati dan sayangku..
yang bahkan tak sedikitpun bisa kamu hargai..
sudah cukup semua lelah ini..
aku sudah mencoba..
kuberikan semua yang terbaik untukmu
tanpa sedikit keluh kesahpun..
tapi kini cukup sudah..
tak lagi sanggup ku terima
kamu tebar harap untukku dan dia
kamu dengan egomu
yang tak ingin kehilangan kami berdua..
satu saat kamu kan sadari
arti aku sebenarnya untukmu..
tak lagi sanggup berlari..
tak sanggup kau iringi langkahku
meski kau telah berlari mengejarku
kau tetap merasa tertinggal..
lalu aku perlahan menyadari
ku lambatkan laju langkahku
bergerak perlahan ikuti irama riak langkahmu
mencoba slalu ada tuk iringi langkahmu
mengikuti alur gerakmu
tapi kini sepertinya aku yang tertinggal..
tak lagi sanggup ikuti kata hatimu
tak lagi bisa mengejar jalan pikiranmu
tak sanggup berlari mengejarmu
kau tlah terlalu jauh melangkah
meninggalkanku.. menghentikan langkahku
meninggalkan semua janji yang kau ucap
kau memilih tuk mempertahankan masa lalu
bukan apa yang ada di hadapmu saat ini
tak sanggup tuk berlari mengejarmu
langkahku tercekat.. terhenti..
sisa pertahananku kandas sudah
saat kau hadirkan dia lagi di antara kita..
aku tak pernah memintamu ucapkan janji itu
saat hendak kau lingkarkan lingkaran tak sempurna itu
di jari manisku..
dan kini kau hancurkan sendiri janjimu..
dan lingkaran itu seolah tak pernah berarti..
satu mimpi yang tlah tertanam dalam di setiap nadiku
dan selalu ku simpan 5 cm di depan kening
kini semakin menjauh..
sekarang tentukan sendiri langkahmu
terserah apa yang kan kau lakukan
karna kini tak lagi aku takut
tuk kehilangan dirimu..
7.03.2010
another episode of foolishness..
*if anything bad happen 2 him,i'll nver 4give u* :: msi pntas anda bicara sprti itu..? Introspeksi dri sndri bru nylahin org lain..x ini sya bnar2 sudah MUAK dg smua skap anda,dn jika memang trjdi ssuatu pda dia,yg shrusnya brtnggung jwab itu anda,not me..!
funny how things turn to..
6.05.2010
4 Juni 2010, denganmu tak ada yang biasa..
Dulu aku sempat menyangka aku akan sangat bahagia ketika kamu pada akhirnya melakukan itu, mengikatku dengan sebuah simbol suci yang tersemat di jari manis, tapi entah mengapa perasaanku berkecamuk. Apakah aku bahagia? Ya, aku bahagia karena pada akhirnya you give me something real. Sebuah bentuk nyata dari sebuah relationship. Tapi di sisi lain ada rasa takut dan gundah yang menyesakkan. Mengapa justru rasa 'dingin' yang hadir malam itu? Apa karena aku mulai perlahan mematikan hatiku karena sudah mulai merasa lelah?
Kamu bilang, kamu ingin memulai semuanya dari awal lagi dengan lebih baik. Kamu ingin menjadi lebih baik. Kamu tidak mau terus terjebak dengan masa lalu. Kamu akan mencoba untuk lebih menghargai perasaanku.Kamu bilang, kamu tidak ingin aku pergi. Kamu tidak ingin semua pengorbanan dan perjuangan yang telah kita lalui terhenti begitu saja karena sosok masa lalu.
Aku senang kamu pada akhirnya menyadari itu semua, tapi aku takut semua itu kembali hanya serangkaian kata indah. Jangan hanya berucap, tapi lakukan.
Lingkaran ini bagiku sangat sakral. Sekali lagi ia terkhianati maka ia akan dengan mudahnya terlepas dan tak akan pernah ada lagi lingkaran yang menempati jariku karena aku tak lagi akan mempercayai kaummu.
Malam itu, aku berusaha menyembunyikan wajahku. Aku takut kamu melihat raut wajahku yang sesungguhnya. Dingin. Tak ada kehangatan yang menjalar. Entah mengapa bisa begitu. Mungkin karena terlalu takut untuk kembali terluka.
Aku memberimu satu kesempatan lagi, untuk kembali meniti jalan bersamaku untuk sebuah mimpi yang telah lama tercipta, untuk sebuah hati yang sempat kamu bangunkan dari matinya. Jangan biarkan ia kembali mati.
Thanks for the ring, my dear one. Meski tidak sempurna dan sedikit menorehkan perih tapi aku berharap semoga dengan cincin ini kamu akan mengingat semua ucapanmu. Semua janji dan komitmen yang kamu ucapkan kembali di hadapanku malam itu.
Walau hanya di sebuah angkot, dengan angkuhnya sang waktu yang terus mengejar detik yang semakin nyaring terdengar, semua tetap indah. Bersamamu tak pernah ada yang biasa.
Untuk satu mimpi kita, aku akan mencoba bertahan dan membangun kembali semua keyakinan itu. Aku akan mencoba tuk mempercayai semua kata itu.
6.04.2010
ya sudahlah
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah
Apapun yg terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything’s gonna be OKAY
Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan
Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada
juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang
Sempat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
dengar ku bernyanyi
semua ini belum berakhir
satukan langkah..langkah yg beriring!
genggam hati, rangkul emosi!
Genggamlah hatiku, satukan langkah kita
Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea
peluklah diriku..terbanglah bersamaku, melayang jauh..
(come fly with me, baby)
Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yg menerima kelemahan hati
aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)
satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yg ditunggu
BAHAGIA..HINGGA UJUNG WAKTU..
Just when I was about to give you another chance..
I almost believe you've realized it when I saw there was something different in the way you treat me yesterday, but I guess I'm hoping too much. It's all still the same. I don't know what you're planning. I don't know how things will go between us- you, me and her- coz it always be the same.
I'm tired. Say whatever you want to say, little girl. Do whatever you want to do with your ego. I don't care. Blame me for everything I don't even know. Publish everything I've done on your social networking, I don't care. The more you talk the more people know who you really are. One day you'll realize, you are not different than me. What makes us different are I keep my words, I'm not hiding, and I accept reality though it bites. I never want to run from reality. I face it.
I'm tired. Do whatever you want to do, my dear one. Keep her in your heart, I care no more. Stay in touch with her if it really makes you happy. Put me aside if you can never put her aside. I just want some piece of mind. I just want to heal my wound. I only want to cure all the scars you all've been given me. You know how much I love you, my dear one. You know how hard it is to fight for our dreams, but now, does it still really matter?
I have my dream, I keep it floating 5 cm in front of my fore head. I know everything will now be much easier after I get the job. I'll survive.
6.03.2010
trust is something you hardly gain..
Now, I've been trying to rebuild my trust. I put aside my ego. I slow down my move. I try accepting all the fact that once broken can never be whole again. But, I get tired sometimes. I don't want to give up but I feel like I start giving up now. It doesn't matter anymore what comes between you and her. I want to care no more.
I never want you to be him. I don't want you to be like him, but why does the pain still the same and even worse?
If everything I've said and everything we've talked that night didn't change a thing or can't make you understand, then let me just leave before it's too late. If I asked too much of a sacrifice you've got to make, then let me deal with my own life. Let me close all the door and window to my heart.
We're in this together but why do I feel so alone while I have to just watch and accept both of you enjoying your game?
6.01.2010
silent tears
I hate being fooled. Just let me deal with this pain now. Give me time to heal this wound, coz the scar you've made laid exactly on the unhealed scars.
Please put down your ego for a while if I really mean that much for you.
No One Really Wins by Copeland
And I know every word they say
I don't want it want to make you change
Change if you want, but don't you go and change for me
I can love you as you are
I didn't mean to make you want to leave
In the fight between my heart and mind
No one really wins this time
No one really wins this time
If you don't find a love you want
If I have acted ungracefully
I don't want to see you go
I never meant to make you want to leave
Go if you want
Make your way straight to the door
I hope that you will look back before you go
Cause grace always looks back before it starts to leave
In the fight between my heart and mind
No one really wins this time
No one really wins this time
In the endless fight of grace and pride
I don't want to win this time
I don't want to win this time
Change if you want, but don't you go and change for me
I will love you as you are
I didn't mean to make you want to leave
It's a fight between my heart and mind
No one really wins this time
No one really wins this time
In the endless fight of grace and pride
I don't want to win this time
I don't want to win this time
In the endless fight of grace and pride
I don't want to win this time
I don't want to win this time
5.31.2010
satu lagi kebenaran yang menyesakkan.
Serendah ini kah cara kalian? Turns out it's all bullshit now!!! Senua pengorbanan dan penantian ini seakan menjadi sia-sia.. when all you can do is yelling when I got scare of what I know.. lalu kemana semua ucapanmu saat selalu aku yang disalahkan dengan semua ketakutanku kala pada akhirnya semua ketakutanku berujung benar?
Jika masih ada harap dengannya, menjauhlah dariku. Tak lagi sanggup ku tahan luka ini. Biar mimpiku hancur kini dari pada tersakiti nanti. Aku lelah terkhianati!
Untukmu yang disana, puaskah kamu sekarang??
5.27.2010
segurat bahagia..
Perlahan tapi pasti kamu telah memberiku ketenangan itu. Saat aku ucap terima kasihku untuk semua pesan darinya di folder handphonemu yang malam itu kamu hapus di depanku dan untuk menghapus semua e-mail darinya di salah satu akun e-mailmu, kamu hanya tersenyum dan berkata, "Tak perlu berterima kasih, memang sudah seharusnya begitu. Terlambat malah."
Aku sedikit terkejut dengan ucapanmu, aku bahagia karena pada akhirnya kamu menyadari itu semua setelah sekian lama. Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali dan aku bahagia. Langkahku semakin pasti.
Kini akan kusambut esok dengan senyum, dengan satu mimpi kita dan satu keutuhan.
5.18.2010
sebuah kesadaran baru:)
Dari semua perbincangan kita, aku akhirnya menyadari satu hal. Semua rasa cemburu yang kerap kali menimbulkan sedikit pertikaian di antara kita adalah hal yang tidak seharusnya terjadi. Semua itu hanya membuatku lelah akan ragu, sesuatu yang tidak perlu terjadi.
Aku tersadar bahwa selama ini pun kamu telah memilihku. Kamu memilihku tanpa pernah aku memaksamu untuk tetap tinggal di sisiku. Kamu memutuskan untuk tetap bersamaku, selalu ada di sampingku dan kamu telah memilih untuk menjalani hidup denganku, bukan dengannya, tanpa pernah aku meminta. Seharusnya sejak dulu kusadari itu. Kamu telah memilih.
Cintaku membebaskan. Ia tidak pernah mengikatmu. Ia membebaskanmu untuk memilih dan kamu telah memilih aku. Lalu apa lagi yang harus aku takutkan?
Aku tahu kemana sesekali hatimu berlayar, tapi aku juga telah tahu kemana pada akhirnya hatimu berlabuh dan aku telah mengerti sekarang. Tak ada lagi yang perlu aku khawatirkan. Seperti apa yang Dee bilang dalam salah satu kisahnya di Rectoverso, " Dirinya bukan malaikat yang tahu siapa lebih mencintai siapa dan untuk berapa lama. Tidak penting. Ia sudah tahu. Cintanya adalah paket airmata, keringat dan dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang. Bukan baginya. Cinta tak punya cukup waktu untuk dirinya sendiri. TIDAK PERLU ADA KOMPETISI DI SINI. IA DAN JUGA MALAIKAT, TAHU SIAPA JUARANYA." :)
Ya, tak akan ada lagi pertikaian yang tidak perlu, karena aku tahu kemana hatimu berlabuh and that's what really matter!
Aku percaya kamu. Aku percaya kebahagiaan kita akan segera hadir. Tak perlu ada kompetisi karena kamu telah memilih.
Sebuah pesan singkat darimu yang masih tersimpan dalam ingatanku, semakin menguatkan keyakinanku :
"Tak perlu menunggu hingga kau pergi seperti katamu untuk tau arti dirimu dalam hidupku, karena tlah lebih dari kusadari artimu untukku. Bulir air mata ini jatuh mengingat setiap indah kenangan bersamamu. Garis senyummu yang selalu dapat ceriakan duniaku, arti hadirmu takkan pernah dapat terganti."
I love you, my dear one. Tak akan lagi aada kata yang terucap darinya yang bisa sakiti aku karena aku telah mengerti sekarang dan malaikat juga tahu apa arti aku untukmu :)
Seperti katamu, aku harus lebih mengerti karena dia hanya seorang anak kecil. Tak perlu mengikuti permainannya. Kita akan tetap berada di jalan yang telah kita pilih. Just you and me with a little left of sanity.
Terima kasih sayang, untuk kekuatan yang telah kamu berikan.
5.12.2010
di antara tembok yang tercipta
dari kebersamaan yang tercipta dalam jeda
dan aku hanya bisa tersenyum
kamu bilang ada tembok kecil
yang perlahan terbangun
dan kali ini mungkin tak bisa kau dobrak
hanya bisa kau panjat dengan hati-hati
kamu salah..
tak perlu berpeluh tuk memanjatnya
kamu bahkan bisa dengan mudah mendobraknya
dan kamu sungguh tau bagaimana
entah mengapa kamu belum bisa melakukannya
mungkin karena sebentuk asa
yang terkadang kembali tercipta dalam anganmu
sebuah kisah masa lalu yang masih belum kau lepaskan
dan akhirnya kamu lebih memilih menyakitiku dengan egomu
Seharusnya kamu tau..
kamu yang telah menciptakan tembok itu
tembok itu ada karena tak lagi ingin batin ini tergores
tak ingin lagi hati ini terluka hanya karena egomu..
Tak sepenuhnya ku salahkan kamu
karena dia ikut bersalah..
mengapa harus dia kembali datang
mengusik ketenangan yang telah tercipta
apa kalian tau??
kalian hanya menyakiti diri kalian sendiri
dan kalian juga telah menyakiti aku
tidakkah kalian lelah??
5.09.2010
tak lagi takut kehilanganmu
karena rasa takut hanya akan mengusikku
aku tak lagi takut kehilanganmu
karena apa yang tlah terlalui
tlah kulalui dengan perih dan indahnya
semua kembali kepadamu
biar hati kecilmu yang bicara
biar ia yang mengerti
apa arti aku untukmu
sebelum aku melangkah pergi
tak lagi aku kan perduli
apa yang ada diantara kalian
sudah cukup semua perih ini
jika ini yang harus kudapat
5.04.2010
percuma ( a song by samson )

Semua ini percuma
Bila masih ada air mata
Tak sanggup
Sungguh aku tak sanggup
Jika masih sakit yang kau beri
Berakhir sudah atau aku akhiri saja
Tak mungkin
Tak akan pernah mungkin
Bila masih ada pilu tersimpan
Terjatuh
Dan aku pun terjatuh
Jika masih perih yang tercipta
Berakhir sudah atau aku akhiri saja
Aku yang merasakan
Aku yang menyimpan
Aku yang tersakiti
Meski tak kau menyadari
Akankah waktu 'kan menjawabnya
5.02.2010
untukmu yang di sana..

Jika aku boleh memohon
menghilanglah dari kehidupan kami
jangan usik kedamaian dan ketenangan
yang telah hadir di tengah badai
yang sedang coba kami lalui..
Jika aku boleh memohon
tepati kata-kata yang pernah kau ucap
masih ingatkah kau akan ucapmu?
kala itu kau hanya pintakan
satu kali pertemuan terakhir
untuk menghilang kemudian..
Jika aku boleh memohon
ikhlasmu bukan hanya sekedar kata
biarkan ia memilih jalannya
lepaskan ia dari hidupmu selamanya..
biarkan ia meniti langkah bersamaku
Jika aku boleh memohon
biarkan damai ini tetap ada
berhentilah membayangi langkah kami..
langkah ini sudah terlalu berat
untuk kau tambah beban kami..
Jika aku boleh memohon
biarkan damai ini temani kami
tanpa perlu kau usik lagi..
tak perlu lagi kau ingatkan dia
kan keberadaanmu..
karna dia tak kan pernah lupakanmu
dan aku kan mencoba tuk menerima semua itu
walau perih nyata menoreh luka..
Jika aku boleh memohon
jangan biarkan ia mendustaiku lagi
mengingkari janji yang telah ia ucap
biarkan aku memegang kata-katanya..
let him be the man with his words!
5.01.2010
sedikit coretan..
Sepenggal kata-kata dari sebuah novel Dee yang sudah berulang kali aku baca, Perahu Kertas. Satu lagi tulisan Dee yang membuat kita tersenyum karena secara tidak sengaja kisah kita tertuang di sana, seperti juga kisah Rana dalam Supernova. Masihkah kamu ingat kisah itu?
sepenggal lirik lagu Indigo Girls
in the middle of impossibilities
Standing at opposite poles,
equal partners in a mystery.
4.30.2010
cinta terakhir ( A song by Anang & Syahrini )
Dengan aku berdua..
Bagai bulan bintang
Yang slalu mencinta
Setia berdua
Pasrahkan semua hatimu
Mencintaiku
Ini cinta terakhir yang ingin ku rajut
Hanya dengan kamu
Walau ini susah akan aku tempuh
Semua perjalanan cintaku
Jangan takut aku disini
Untukmu mencintaimu
Ini cinta terakhir yang ingin ku rajut
Hanya dengan dirimu
Walau ini susah akan aku tempuh
Semua perjalanan cintaku
Cinta ini cinta terakhir
Untuk kita
Cinta ini terakhir untukku
Terakhir untukku
4.29.2010
the best thing by mocca
Coz’ I got you in my heart
And this screw little world
Let’s hold hand together
We can share forever
Maybe someday the sky will be colored with our love
I wake up in the morning
Feeling emptiness in my heart
This pain is just too real
I dream about you, with someone else
Please say that you love me
That we’ll never be apart
You have to promise
That you will be faithful
And there will be lots and lots of love
It is the thing that really matters in this world…
-- akhirnya kembali menemukan e-mail dari mu.. a nice song
I promise I'll be faithful coz u're my one n only luv ^_^
bertahanlah buat satu mimpi yang telah tercipta
u said easy come easy go.. semoga setelah semua kesulitan
yang harus kita hadapi, ikatan kita akan menjadi semakin kuat
mengapa selalu ada?
Aku teringat percakapanku dengannya di sms kala kita sempat bertengkar hebat. Saat itu aku hampir saja akan menyerah. Aku terlalu lelah dengan semua perih yang tertoreh dan dia tak pernah tau itu seperti juga dia menganggapku tak tau perih yang ia rasakan kini. Kala itu berkata padanya bahwa aku salut akan ucapannya. Tapi kata salut itu sepertinya harus aku tarik kembali, karena ternyata dia tidak lebih baik dariku.
Apa yang dulu sempat ia ucapkan padaku ternyata hanya sekedar kata. Entah siapa yang salah. Benar atau salah semua sudah terjadi. Entah kapan mereka akan berhenti mengusik kita dan benar-benar menerima kenyataan bahwa apa yang kita miliki adalah nyata.
Aku sedang berusaha bertahan di tengah goncangan yang ada, dalam jeda panjang yang kian menyiksa. Tak ada yang tau apa yang tengah kita perjuangkan. Haruskah perjuangan ini terusik aral yang kembali menghantam?
Aku bahagia hari ini karena telah kutemukan kembali setitik binar di matamu saat melihat aku datang siang itu. Aku telah menjadi lebih kuat sekarang tapi mengapa tiba-tiba dia kembali datang mengusik, di saat sedikit ketenangan hadir diantara kita?
Ada sesak yang mengganjal.
Ada takut yang menggantung.
Ada luka yang siap tertabur perih.
Entah apa yang akan terjadi kemudian...
Mungkin aku egois, tapi tolong, menghilanglah dari kehidupan kami. Jangan biarkan ia terluka lagi, aku tidak mau binar itu hilang. Dia telah memilih jalannya. Jangan biarkan ia kembali terombang ambing bimbangnya. Biarkan kami melangkah.
4.08.2010
di ambang batas pertahananku

Tuhan..
aku mencoba bertahan di tengah jeda yang tercipta
aku mencoba berpegang pada satu janji yang telah terucap
aku berusaha membesarkan hatiku dan menerima semua
setiap cobaan yang datang silih berganti
menderaku seperti tak hentinya..
Tuhan..
di tengah krisis rasa percayaku pada makhlukmu
aku masih ingin miliki satu harap
aku sungguh ingin bisa mempercayai dia
dan Kau tahu aku sangat berusaha..
tapi mengapa Tuhan..
saat aku berusaha menekan semua gundah ini..
selalu ada badai yang kembali menghantamku..
tak cukupkah semua lelah ini, Tuhan??
Masihkah Kau harus menghukumku?
kala aku sudah hampir tak lagi sanggup berjalan
bahkan hanya sekedar tuk berdiri?
Tuhan..
jika kami memang tidak ditakdirkan untuk bersama
matikan hatiku, Tuhan..
biarkan raga ini berjalan tanpa rasa
karna sungguh tak lagi sanggup aku menahan luka
Tuhan..
sudah cukup semua hukuman ini aku rasa
tak lagi aku sanggup bertahan..
jika satu rasa percaya saja sudah tak bisa aku dapat
jika setiap pasang mata hanya mampu menatapku curiga
aku merasa tak lagi berarti..
Tuhan..
tak lagi sanggup dera ini aku terima..
semua batas pertahananku luluh lantak
ragaku kini hanya seonggok darah dan daging..
tanpa jiwa..
4.04.2010
di atas gedung itu
Sore itu aku datang ke tempatmu bekerja, ada hal yang ingin aku utarakan padamu. Semua resah yang hari-hari terakhir ini sering mengganggu aku. Masih tentang dia yang juga masih mengharapkanmu. Aku tak ingin dia terluka lebih dalam ketika dia tahu tentang komitmen yang telah kamu ucapkan. Sebuah janji tentang keabadian kita.
Kamu terlihat sibuk saat itu, tapi tak urung aku lihat binar di kedua matamu saat melihat aku datang. Gundahku sirna seketika kala kulihat kamu tersenyum. Sambil menunggumu menyelesaikan pekerjaanmu, aku memperhatikanmu sambil berbincang dengan salah seorang temanmu. Di sela kesibukan pekerjaanmu, kamu masih juga menyempatkan diri untuk sekedar bercanda denganku. Sampai akhirnya, kamu meminta izin salah satu rekan kerjamu untuk meninggalkan tempat sejenak. Kamu lalu membawaku ke atas gedung itu. Lahan parkir yang cukup luas dan jauh dari hiruk pikuk keramaian pusat perbelanjaan tempatmu bekerja.
Kamu genggam erat jariku saat itu, lalu kamu mulai berujar tentang kerinduanmu akan kebersamaan kita. Betapa kamu telah merasa kehilangan sebuah 'rumah' tempatmu selalu pulang, dan aku merasa semakin tak berdaya. Aku juga sangat ingin kembali bersamamu, menghabiskan waktu bersamamu seperti dulu, menjagamu, mengurus semua kebutuhanmu, menyiapkan pakaianmu dan semua hal yang biasa aku lakukan untukmu.
Lalu kamu akhirnya berujar, "terjawab sudah semua pertanyaan yang selalu kamu lontarkan dulu." Aku tersenyum, "pertanyaan yang mana?" Lalu kamu menjawab, "Apa arti kamu untukku?"
Ya, pertanyaan itu sering sekali aku tanyakan padamu, tapi tak pernah mendapat jawaban. Akhirnya pertanyaan itu terjawab sudah. Aku mendengarnya langsung terucap dari bibirmu. "Part of my life." Sebuah jawaban singkat yang sangat berarti. Aku adalah bagian dari dirimu seperti kamu yang selama ini telah menjadi bagian dari hidupku. Kamu yang telah menjadi separuh nafasku. Aku bahagia, sangat bahagia. Tak pernah sebelumnya aku berharap atau bahkan bermimpi akan mendengar kata-kata itu darimu.
Di atas gedung itu pula, aku kemudian mendengar kata-kata yang menggetarkan hatiku. Kata-kata yang semakin meyakinkanku untuk menghabiskan sisa waktuku bersamamu. Sambil menggenggam erat jemariku, kamu kemudian berkata..
"Tekadku sudah bulat, Kupinang engkau dengan hamdallah."
Aku terkejut kamu mengutip sebuah judul buku untuk melamarku. Sebuah lamaran sederhana tanpa cincin atau apapun. Hanya sebuah ucapan yang tulus dari sebuah niat yang suci, untuk sebuah kebersamaan abadi. Aku tak sanggup berkata apa-apa, lidahku kelu. Aku terlalu bahagia. Rasanya ingin segera jeda ini berakhir.
Tiga bulan. Kita pernah bertahan satu tahun bahkan lebih. Tiga bulan untuk mempersiapkan semuanya.
Seperti mimpi rasanya mendengarkanmu berbicara tentang cincin untuk pernikahan kita nanti. Untuk sebuah pernikahan sederhana seperti yang kita inginkan. Semoga Allah memudahkan niat suci kita. Semoga Allah memberi jalan untuk kebahagiaan kita. Amin.
Di atas gedung itu, aku temukan secercah cahaya harap untuk sebuah mimpi kita. It's you and me with a little left of sanity..
-- di atas gedung itu, 3 April 2010 --
4.03.2010
sebuah komitmen yang terucap
Aku bahagia, aku terharu. Jika pun ini hanya sebuah mimpi maka aku tak ingin bangun dari mimpi indah ini. Kamu akan menikahi aku karena kamu ingin bersamaku, menghabiskan waktu bersamaku seperti sedia kala, saat semua masih baik-baik saja.
"I just wanna be with you." Kata-kata itu terlontar saat kamu genggam tangan aku di sore itu, sore yang kita lalui bersama dalam keterbatasan waktu dan gerak. Aku bahagia saat itu, tak pernah menyangka kata-kata itu akan terlontar dari seorang kamu. Aku sungguh bahagia.
Ternyata keterbatasan ruang, waktu dan gerak yang kita miliki kini memberi makna yang dalam untuk kebersamaan kita. Kamu semakin menyadari arti kebersamaan kita selama ini. Kamu akhirnya menyadari arti aku untukmu dan aku semakin menyadari arti kamu untukku.
Rindu kita mengikat dalam segala keterbatasan ini, keterbatasan yang tercipta karena angkuhnya ego mereka yang tak bisa mengerti kita. Aku membutuhkanmu dalam hidupku. Kamu telah menjadi separuh nafasku, bagaimana mungkin aku bisa terpisah dari separuh nafasku seperti yang mereka inginkan?
Aku akan bertahan melawan angkuh dan kerasnya ego mereka. Aku akan bertahan di sini, hingga hari itu tiba. Saat tak lagi ada yang bisa pisahkan kita. Saat namaku akan berganti menjadi Dini Yudhystira, seperti janjimu dan komitmen kita kemarin.


