8.26.2011

dia

ketika raga tak lagi menyatu dengan jiwa dan otak
Tuhan menghadirkannya dalam hidupku
sebagai penyeimbang jiwa yang hampir terburai

ketika awan kelabu berarak hiasi hari
Tuhan memberikan secercah mentari
yang Ia hadirkan melalui pancaran sinarnya
yang walau kadang kelam
tapi selalu sanggup menyinari hariku

ketika hujan badai datang dalam hidupku
Tuhan berikan aku kekuatan
dengan mengirimkannya dalam keseharianku

ketika air mata membulir tak tertahan
Tuhan membiarkan aku menangis
dalam peluknya hingga mereda

ketika lelah menyapa raga
Tuhan memberiku penawar lelah
melalui dia
yang selalu dengan setia terjaga
meregangkan seluruh urat lelahku
hingga aku meninggalkannya terlelap
dan dia tetap terjaga

ketika dunia seolah gelap dan rasanya ingin menyerah saja
Tuhan tak membiarkan aku menyerah
dan Ia mengingatkanku
bahwa ada dia yang selalu ada untukku
yang akan selalu jadi lentera dalam hidupku

ketika kebahagiaan menyapa
Tuhan melengkapi kebahagiaanku
dengan kebersamaan yang telah tercipta dengannya

Terima kasih Tuhan,
telah memberiku dia yang sempurna
yang tak pernah sedikitpun mengeluh
yang senantiasa ada dan warnai hidupku

dia
yang telah mengobati semua perih masa lalu

dia
malaikat penyelamatku
pelindungku dan pelengkap jiwaku..