
dalam surga tanpa batas
di mana semua harap
dan imagi bersatu
ke dalam satu dunia nyata....
tanpa suara tak spatah kata pun terucap....
hanya mencoba tuk nikmati sunyi nya surga
yang mulai berkabut merengkuh lara mu
yang perlahan menyeruak dalam ketiadaan....
memberi kecup hangat dalam buih kabut
yg berlari menerjang setiap pori2 wajahmu....
mencoba redakan sgala gundah dalam laramu....
dalam dekapan lembut tanganku....
rebahkan mahkotamu dalam dekup jantungku....
tak ada kata....
hanya tatapan itu sungguh ku mengerti....
mencoba resapi mencoba nikmati...
setiap sentuh dan tatap yg tercipta
begitu pelan begitu nyata....
hingga kabut slimuti raga dalam perjalanan menuju realita....
menembus kabut pembatas antara 2 dunia ....
dunia harapan dan dunia kehidupan nyata kita....
di mana semua harap
dan imagi bersatu
ke dalam satu dunia nyata....
tanpa suara tak spatah kata pun terucap....
hanya mencoba tuk nikmati sunyi nya surga
yang mulai berkabut merengkuh lara mu
yang perlahan menyeruak dalam ketiadaan....
memberi kecup hangat dalam buih kabut
yg berlari menerjang setiap pori2 wajahmu....
mencoba redakan sgala gundah dalam laramu....
dalam dekapan lembut tanganku....
rebahkan mahkotamu dalam dekup jantungku....
tak ada kata....
hanya tatapan itu sungguh ku mengerti....
mencoba resapi mencoba nikmati...
setiap sentuh dan tatap yg tercipta
begitu pelan begitu nyata....
hingga kabut slimuti raga dalam perjalanan menuju realita....
menembus kabut pembatas antara 2 dunia ....
dunia harapan dan dunia kehidupan nyata kita....
No comments:
Post a Comment