5.04.2009

diantara secangkir kopi dingin dan angin sejuk


aku sedang sendiri saat ini
baru saja tiba lepas lelahku
menikmati secangkir kopi dingin
diantara semilir angin sepoi-sepoi
yang menelisik diantara pori-pori ku
kamu tau.. aku merindukanmu
entah dengan mu
namun aku sungguh rindukanmu..
di antara kopi dingin dan sejuknya angin
yang kuingat hanya surga kita
dan bagaimana kau memperlambat waktu
hanya kau yang bisa begitu
memperlambat waktu yang berdetak
hingga setiap detik adalah menit
dalam rengkuhan hangat pelukmu
dan lembut manis kecupmu
semua berjalan perlahan
detikpun tak lagi berdetak terburu-buru
dan aku kian merindukanmu
diantara kopi dingin dan sejuknya angin..
senja makin menguning menggurat di cakrawala
dan yang kuingat hanya kau
dengan segala keajaibanmu..

No comments: