masih teringat jelas setiap detik yang terlalui kala itu..
saat nafas bercampur menjadi satu dalam irama
dan keringat berbaur menjadi satu aliran..
aku dan kamu tlah menjadi satu dalam raga..
tak akan ada malam seperti itu..
saat otak membeku dan tak sisakan
ruang untukku sejenak berpikir..
semua terlalu indah..
di balik setiap desah nafas yang tercipta
diantara selingan tawa yang menyeruak..
aku mencintaimu dengan semua perih yang ada..
aku menyayangimu dengan semua tawa yang hadir..
dan selalu akan begitu..
aku merindukanmu dalam setiap detik yang terlalui..
dan akan selalu merindukanmu..
dari semua kisah yang tlah hadir di antara kita..
No comments:
Post a Comment