7.27.2009

our story



He wrote :

sesaat kau terlihat seperti terlahir
kembali
sejenak lupakan semua penat
yang menggantung di pelupuk mata itu

hempaskan semua angkara dan duka
jauh ke dalam palung hati tak bertuan

biarkan raga mu nikmati sejuk nya nuansa alam simulakrum

relakan tubuh mu terjamah sang angin yg terkadang menderu dan mendayu seakan ingin mengiring mu ke dalam dunia mereka yangg tak berjejak
begitu bersahabat bersama jiwamu...
seperti bidadari menari bebas indah di atas hamparan bukit hijau

berjalan-jalan jejakan kaki di antara dedaunan hijau

dan ranting yang meranggas merona kuning

terinjak deru langkah penuh semangat..

seperti langkah anak kecil yang temui nuansa pelangi di pelupuk mata nya...
sungguh ingin dapat selalu kuhadirkan keceriaan itu di hidup mu
meski hanya sesaat namun sungguh damai yang kau rasa

begitu meresap hingga seberkas sinar terpancar dalam kornea matamu...


I wrote :


aku terlahir kembali karna kau ada..

mataku bersinar karena cintamu
merasuk begitu dalam ke dalam kalbu..

tak peduli dingin menyergap
ataupun angin yang menerpa selama kau ada..
hati ini kan tetap hangat
jiwa ini kan tetap hidup..
pelangi yang kutemui ada dalam pancaran tatapmu..

damai kurasa ada dalam dekapmu..

dan saat ini sungguh ku mampu menentang dunia..


He wrote :


ku kan slalu mecoba tuk berikan sinar di mata mu...

mencoba tuk hangat kan dingin hati mu....

tetap berikan setetes kehidupan dalam nadi mu...

dan kuharap semua damai dan nuansa

yang kini kau rasakan tak hanya habis tuk semusim...

meski mungkin musim ku nanti kan terganti...

namun tetap simpan satu elegi dari musim ini
yang tlah begitu erat menjadi bagian dirimu...
simpan meski hanya sdikit bara yang tersisa...
cukup tuk hangatkan dirimu
kala senyap dunia
menyergap tak memberi celah...

I wrote :

meski hanya sedikit bara
namun kurasa
cukup
tuk hangatkan seluruh hidupku..
rasa ini takkan habis semusim..

indah ini kan tetap terjaga
meski musim berganti..
tlah kau hembuskan nafas baru dalam hidupku..

sekedar ucap terimakasih
bahkan takkan cukup tuk membalasnya..
ku berikan hatiku dalam genggammu..
itu saja yang bisa kulakukan..


He wrote :


tak pernah ku meminta satu kata terima kasih darimu..
karena kan membuat ku serasa menjadi dewa penyelamat dalam hidup mu...
biarkan ku menjadi satu orang biasa yang tlah hadir dan hidup dalam hari2 mu... menjadi teman sejati... teman suara dalam hati... yang kan tetap terngiang meski riuh dunia semakin menderu...

I wrote :


I love you dear..


He wrote :


I love you honey..

> di suatu malam berbintang.. kala bulan bersinar terang..

7.24.2009

the magic in you

I found so many magic in you
in every words u say
every smile on your face
brings fireflies' spark
shines my day beautifully..
you warmth me with your tender look
your eyes say everything..
all the magic in you..
everything in you is magic
you're my magical world
and I love you..

7.19.2009

tanggalkan asa

aku tak lagi berani berharap..
asaku tlah kutanggalkan di suatu malam hening
ditemani bintang aku menangis tanpa kau tau
di dinginnya malam aku melepas harap
mencoba belajar tuk bernafas tanpamu
dan sadari semua kebodohanku
cinta ini terlalu membutakan
aku tak lagi tau arah..
aku menipu diri..
sadari diri ini tak berarti
dan tak kan pernah bisa berarti
cinta itu mungkin hanya kata
sayang itu mungkin hanya semu
hanya sebuah imagi yang terbaur nyata
hanya khayal dan kebodohanku..

Seperti mimpi by Personal States

Hempaskanlah angan kepalkan tangan
Kunikmati bintang yang kian benderang
Dan kupercaya dan kupercaya
Dan kupercaya semua

Seperti mimpi kita
Mimpi kau dan aku
Dan kupercaya

Kan kulewati sepiku kini
Seperti mimpi-mimpi
Seperti mimpi kita

Mimpi kau dan aku
Dan kupercaya

===================

tak pernah ada mimpi kita
yang ada hanya mimpiku
asa dan harap yang menggantung
tak lagi kupercaya
hanya tinggal lewati sepi
sendiri..

7.18.2009

di batas akhir kata asa ini kutanggalkan

aku hanyalah sebuah bayang yang tak kan pernah menjelma jadi nyata
meski semua waktu yang terlalui tak lagi hanya dalam ilusi pun imagi
semua nyata terangkai dalam detik dan menit yang kita lewati bersama
hingga tumbuh satu asa yang kian mengakar kuat buramkan semua logika

namun aku hanya sebuah bayang, imagi yang tak pernah kan jadi nyata
senyata apapun setiap kata yang terucap tetap hanya tersembunyi
senyata apapun setiap sentuh yang tercipta hanya kan jadi imagi
senyata apapun aku bersamamu, kan hanya menjadi kenangan

aku tak tak kan pernah jadi nyata karna aku bukan siapa-siapa
aku tak pernah berarti dan tak pernah bisa memberi arti
jejakku kan sirna ditelan waktu seiring detik menampar imagi

aku hanya sebuah imagi dalam dunia yang kau ciptakan
kau rangkai indah dan beri asa hingga aku terhempas
dalam harap semu yang sadari hanya harapku semata

aku ingin jadi nyata tuk bisa miliki mimpi dan asa itu
bersama melangkah meniti mimpi wujudkan harap

tapi kini harus kubuang jauh semua asa dan harap
karna kau tlah lebih dulu miliki asa yang bukan untukku..

mimpiku kutanggalkan di batas garis kata ini..

7.13.2009

rahasia

tak ada yang mengerti gundah ini
tak ada yang pernah tau resah ini
bahkan takut yang berkecamuk
hanya aku dan ketidakmengertianku
akan asa yang tlah menggantung tinggi
meski sadari kan berujung pilu
namun juga tak sanggup ingkari
terkadang ingin pergi berlari
tapi rasa menghambat
tak sanggup kulangkahkan kaki
tuk sekedar berjalan menapak nyata
lalu ada goda tuk teriakan semua
kisah yang terjalin tak semestinya
namun karam.. tercekat entah di mana
bagai sebuah misteri tak ada yang tau
tidak juga mengerti atau akan pahami
inginku terhempas nyata...

7.09.2009

kembali tersakiti


aku berjalan sendiri menahan sakit dan takut
berharap ada kau yang menemani meski aku tau
semua hanya akan jadi asa tuk lalui waktuku
aku melangkah hadapi gelap tanpa aku tau
sampai kapan sanggup bertahan
tuk sekedar hembuskan nafasku
dan kenang semua kisah kita..
namun dalam takut dan kesakitanku
yang kudapati hanya sebuah jarak
sekat transparan yang seolah melayang
menjadikanku seolah hilang..
membuatku bertanya.. ada kah benar cemas itu?
seperti juga kau cemaskan dia?
aku berusaha bangkit dari ketakutanku
aku berusaha halau semua kesakitanku..
aku ingin bertahan.. aku ingin tetap bernafas
dan mengingat..
tapi aku butuh sedikit cahaya dalam gelapku
lalu kau hadir dengan sinarmu
sayang.. terlalu cepat kau padamkan
sebelum mampu ku melihat..
dan kini aku kembali meraba dalam gelap..
mencari setitik bahagia tuk bertahan..
namun kembali tanya mengusik..
mengapa harus sekarang??
saat semua rasa takut hampiriku..
saat raga menahan pilu yang menyiksa..
dan hampir tak sanggup lagi rasakan sakitnya
saat tak lagi kau genggam tangan ini..
saat aku butuhkanmu..
dan lagi-lagi semua hanya asa..

7.03.2009

esok, lusa dan nanti

esok, lusa dan nanti
tak ada yang pasti
hanya ada mencoba
mencoba tuk tegar
dan berusaha mengerti
sisi hidup ini tak slalu indah
kadang tak sesuai ingin
dan berakhir kecewa
namun bukan berarti
kan habis senyum..
selama masih ada asa
dan rasa tersimpan
dan kita pahami
ini jalan yang harus
kita tempuh dan hadapi
sulit dan berliku
penuh tawa dan tangis
namun tetap bawa indah..
esok, lusa dan nanti
aku kan tetap cintaimu
walau kau pergi
aku tetap kan menunggu
menanti kau kembali
hingga semua batas
terbiaskan dan tak lagi
berwujud
seperti katamu...
meski hanya sebuah asa
yang tak mungkin terwujud..

7.01.2009

tanya malam ini..

aku terdiam dalam keheningan malam ini... sendiri
sgala tanya dan angan tentangmu berkecamuk di otakku
entah apa yang sedang bermain dalam kalbumu
detik ini kau begitu hangat dengan semua rasamu
detik berikutnya kau menjelma menjadi asing..
beku dan dingin layaknya sebongkah es
saat ini kau begitu dekat merengkuh jiwa dan kalbuku
saat berikutnya kau memasang dinding tebal dihadapku
menjaga jarak dalam ketidakmengertianku..
aku berusaha mengerti... berharap kau beri satu jawab
namun tak juga kau ucap mengapa...
dan aku kini sendiri dalam kebingunganku
dengan semua pertanyaan akan apa yang tengah terjadi
mengapa jarak ini terasa sangat membentang
di kala baru saja ku rasakan ketulusanmu?
mengapa semua seolah sirna tiba-tiba?
secepat itukah rindumu menguap menjadi debu?
terbang diterpa sang bayu hingga tak bersisa?
tak lagi ada kata sayang bahkan sekedar ucap rindu
dan kau biarkan aku di sini menunggu..
dalam ketidakpastian dan pengharapan semu
akan esok yang entah kan jadi seperti apa..
namun aku kan tetap di sini...
kan selalu di sini...